Tidak ada dokumen yang terlewat diam-diam
Hitung mundur berjalan per dokumen per kendaraan, sehingga yang jatuh tempo pekan depan terlihat sebelum operasional terganggu.
Satu unit yang telat KIR bisa menghentikan operasionalnya sendiri, dan itu jenis kelalaian yang paling mudah terjadi begitu jumlah kendaraan bertambah. AA Track mencatat tiap dokumen beserta tanggal jatuh temponya, lalu menyusunnya menjadi satu antrean untuk seluruh armada.
4 jenis
Pajak, KIR, asuransi, STNK
Per unit
Hitung mundur tiap dokumen
Ditandai
Dokumen yang lewat tempo
Ikut biaya
Biaya dokumen masuk biaya unit
Empat dokumen
Siklus dan ketentuan setiap dokumen berbeda menurut jenis kendaraan dan daerah. Tabel ini menjelaskan pola umumnya; tanggal dan biaya yang berlaku untuk armada Anda tetap mengikuti dokumen aslinya dan ketentuan Samsat serta dinas perhubungan setempat.
| Dokumen | Siklus umum | Risiko bila terlewat | Yang disimpan sistem |
|---|---|---|---|
| Pajak kendaraan (pengesahan STNK tahunan) | Setiap tahun | Denda keterlambatan dan pengesahan STNK tidak berlaku sampai dibayar | Tanggal jatuh tempo, biaya, dan tanggal pembayaran |
| KIR (uji berkala kendaraan bermotor) | Berkala, umumnya per enam bulan untuk kendaraan niaga | Kendaraan tidak layak dioperasikan dan berisiko ditindak di jalan | Tanggal uji berikutnya dan biaya pengujian |
| Asuransi kendaraan | Sesuai periode polis | Kerugian tidak tertanggung bila terjadi kejadian di masa kosong | Tanggal berakhir polis dan premi yang dibayar |
| STNK lima tahunan | Setiap lima tahun, disertai cek fisik | Terlambat berarti mengurus lebih panjang, bukan sekadar membayar denda | Tanggal jatuh tempo dan biaya penerbitan |
Pengiriman pengingat lewat WhatsApp, SMS, atau email belum berjalan dan ditandaiSegeradi seluruh situs ini. Yang tersedia hari ini adalah hitung mundur dan penanda lewat tempo di dashboard — tetap perlu dibuka, tidak datang sendiri.
Cara memakainya
Pajak, KIR, asuransi, dan STNK punya tanggal masing-masing. Ambil dari dokumennya, bukan dari ingatan.
Setiap dokumen ditempelkan pada kartu kendaraan — termasuk unit yang belum dipasangi GPS.
Dashboard menyusun seluruh dokumen menurut kedekatan jatuh tempo lintas kendaraan.
Biaya perpanjangan langsung masuk sebagai biaya kendaraan dan ikut ke hitungan biaya per kilometer.
Dampak Operasional
Pajak kendaraan, KIR, asuransi, dan STNK dicatat beserta tanggal jatuh temponya, lalu disusun menjadi satu antrean tindak lanjut. Dokumen yang lewat tempo ditandai, bukan menunggu diingat.
Hitung mundur berjalan per dokumen per kendaraan, sehingga yang jatuh tempo pekan depan terlihat sebelum operasional terganggu.
Dokumen semua unit disusun menurut kedekatan jatuh tempo, bukan diperiksa satu per satu dari map arsip.
Biaya perpanjangan masuk sebagai biaya kendaraan, sehingga profit per unit tidak menghilangkan pos ini.
Implementasi
Ambil tanggal jatuh tempo pajak, KIR, asuransi, dan STNK dari lembar aslinya — sekali saja, untuk seluruh kendaraan.
Setiap dokumen ditempelkan pada kartu kendaraannya, termasuk unit yang belum dipasangi GPS.
Antrean jatuh tempo dilihat rutin, dan biaya perpanjangan dicatat saat dibayar agar biaya kendaraan tetap lengkap.
Pertanyaan Penting
Jawaban ringkas untuk pertanyaan yang paling sering muncul saat konsultasi pengelolaan pajak, kir, dan asuransi armada.
Pelajari juga
Konsultasi gratis kebutuhan monitoring armada — tanpa komitmen. Tim kami bantu sesuaikan paket GPS tracker dengan skala bisnis Anda.
Hubungi WhatsApp — 0811 4225 711